Test Gangguan Kepribadian Menghindar.

Fakta gangguan kepribadian menghindar (AVPD). Test Gangguan Kepribadian Menghindar.

Fakta gangguan kepribadian menghindar (AVPD)


Tes Gangguan Kepribadian Menghindar ini dapat digunakan untuk melihat apakah anda memenuhi kriteria Gangguan Kepribadian Menghindar (AVPD). Ada kemungkinan anda mengira anda memiliki AVPD, namun kenyataannya, anda memiliki fobia sosial. Dalam kasus lain, orang menyangkal memiliki AVPD, namun banyak menderita dari gejala AVPD. Tes Gangguan Kepribadian Menghindar ini dapat membantu anda mengidentifikasi gejala yang anda derita dan dapat memberi anda indikasi tentang AVPD yang mungkin terjadi.
 

 
Jika tidak diobati, gejala AVPD memburuk seiring berjalannya waktu, karena penderita AVPD cenderung lebih banyak mengisolasi dirinya. Bahkan menghubungi profesional menjadi lebih sulit dari waktu ke waktu. Jadi, gunakan Tes Gangguan Kepribadian Menghindar ini secara bijaksana dan hubungi profesional untuk mendapatkan bantuan jika hasil tes ini merekomendasikan anda demikian.

Tes ini tidak akan memakan waktu lebih dari 3 menit dan menunjukkan hasil langsung dengan sebuah rekomendasi.
 
Gulir ke bawah untuk segera mengikuti kuis.
 
Orang dapat menderita AVPD karena factor genetika dalam keluarga (dapat terjadi dalam keluarga) atau cara seseorang dibesarkan. Kemungkinan pengembangan AVPD meningkat secara signifikan saat seseorang mengalami pelecehan emosional / fisik / seksual saat kecil / remaja. Juga diganggu di sekolah dapat menyebabkan gejala AVPD berkembang. Untungnya, AVPD bisa ditangani secara efektif dan online.
 
 
Langsung ke:

 
 

Pada Klinik Psikologi Barends Psychology kami menawarkan terapi (online) untuk Gangguan Kepribadian Menghindar Hubungi kami untuk menjadwalkan sesi online pertama yang gratis. (Tergantung pada asuransi kesehatan anda, perawatan mungkin akan diganti).

 
(Iklan. Gulir ke bawah untuk segera mengikuti kuis.)


 

Selamat datang ke Test Gangguan Kepribadian Menghindar

1. Di depan orang lain saya takut malu karena tersipu sipu atau menunjukkan tanda-tanda gelisah.
2. Saya merasa sulit untuk mendekati orang dan / atau menindaklanjuti percakapan dengan seseorang yang baru saja saya temui.
3. Saya kesal dalam menghadapi penolakan.
4. Saya merasa tidak kompeten secara sosial, tidak menarik, atau inferior terhadap orang lain.
5. Saya lebih memilih pekerjaan yang soliter.
6. Saya hanya ingin bertemu orang-orang ketika saya yakin mereka menyukai saya.
7. Saya cenderung menghindari situasi sosial karena saya takut mengatakan atau melakukan sesuatu yang memalukan.
8. Saya mudah tersinggung oleh kritik atau ketidaksetujuan.
9. Saya cenderung banyak melamun.
10. Selain keluarga dekat saya, saya hanya memiliki satu teman dekat.
11. Saya cenderung menghindari keterlibatan emosional yang bisa menyebabkan rasa sakit dan kesedihan.
12. Saya lebih tertutup dalam hubungan intim karena takut dipermalukan atau diejek.